W.E.L.C.O.M-BLOG.MILANNISTY

Jumat, 11 April 2014

Manajemen Proses Pada Linux

Proses adalah Program yang sedang dieksekusi. Setiap kali menjalankan suatu program, Sistem UNIX melakukan suatu fork, yaitu melakukan beberapa urutan operasi untuk membuat suatu proses konteks dan kemudian mengeksekusi program tersebut dalam konteks yang sudah dibuat.
Oleh karena itu kita harus menguasai Manajemen Proses Linux. Manajemen Proses Linux adalah salah satu hal yang sangat penting yang harus dikuasai oleh seorang Teknisi Komputer. Kenapa? Karena selain kita mengetahui proses di Windows, kita harus tahu proses di Linux dan dengan penguasaan manajemen prose ini kita bisa mengetahui proses apa saja yang running pada setiap user. Atau dalam suatu jaringan juga kita bisa melakukan controlling terhadap proses setiap client.
Dalam Manajemen proses beberapa hal penting yang harus dikuasai, yaitu :
1. Mengetahui proses yang terjadi Linux
2. Dapat melakukan proses controlling terhadap proses di Linux
3. Menghentikan proses yang tidak dibutuhkan dan mengurangi performa Linux

Manajemen Aplikasi Linux

Manajemen Aplikasi Linux

Pada pembahasan kali ini anda akan mempelajari dan dapat mengerti konsep RPM, TAR dan GZIP. menggunakan RPM, menggunakan TAR dan GZIP untuk  instalasi software .

Perintah Dasar Sistem Operasi Linux

Perintah Dasar Sistem Operasi Linux
Okey pada kali ini kita akan membahas mengenai printah apa saja yang ada di system operasi Linux ??yang mana kita dapat menjalankan kegunaannya dalam OS ini.
What’s Operating System Linux ??
System operasi Linux merupakan system operasi yang open source,free dan mudah di kembangkan di ciptakan oleh Linus Torvald , System operasi Linux memiliki banyak beberapa distro di antaranya debian yang termasuk dalam distro ini diantaranya Ubuntu ,Linux min .
And now , Perintah-perintah dasar nya :

Manajemen User dan Group

Manajemen user dan group

Manajemen user dan group
Administrator sistem melakukan beberapa hal penting berkaitan dengan user dan group antara lain :
�� Pendaftaran nama login
�� Pembekuan nama login user
�� Penghapusan nama login user
�� Pembuatan group baru
�� Pembagian group
�� Pengaturan direktori home
�� Pengamanan file-file password

Operasi File dan Struktur Direktori Linux

Operasi File dan Struktur Direktori Linux

Sistem file pada Linux menyerupai pepohonan (tree), yaitu dimulai dari root, kemudian direktory dan sub direktory. Sistem file pada Linux diatur secara hierarkikal, yaitu dimulai dari root dengan symbol “/” seperti Gambar 3.1

Kita dapat menciptakan File dan Direktori mulai dari root ke bawah. Direktori adalah file khusus, yang berisi nama file dan INODE (Pointer yang menunjuk ke data / isi file tersebut). Secara logika, direktori dapat berisi File dan Direktori lagi (disebut juga Subdirektori).





Jumat, 28 Maret 2014

Persamaan dan Perbedaan dari OSI reference model dan TCP/IP model

Persamaan dan Perbedaan dari OSI reference model dan TCP/IP model

2.1.1 Persamaan dan Perbedaan dari OSI reference model dan TCP/IP model dilihat dari Jumlah Layernya


Model OSI
Model dibagi menjadi 7 layer, dengan karakteristik dan fungsinya masing-masing. Tiap layer harus dapat berkomunikasi dengan layer di atasnya maupun dibawahnya secara langsung melalui serentetan protokol dan standard.

Sumber:http://x-barubisa.blogspot.com

Jumat, 14 Maret 2014

Jaringan Dasar



1.PROTOKOL NETWARE
NetWare telah memperkenalkan beberapa protokol tambahan khusus untuk NetWare. Protokol ini seringkali memiliki juga fungsi yang terdapat dalam protokol standar, tetapi protokol ini terpadu penuh kedalam sistem NetWare. Protokol NetWare digunakan hanya pada jaringan NetWare, untuk melengkapi protokol standar dan dirancang agar NetWare dapat bersaing melawan sistem lain yang membatasi implementasinya hanya pada protokol standar.
2.PROTOKOL TCP/IP
TCP / IP adalah singkatan Transmision Control Protocol / Internet Protocol.Protokol TCP/IP dikembangkan pada akhir dekade 1970-an hingga awal 1980-an sebagai sebuah protokol standar untuk menghubungkan komputer-komputer dan jaringan untuk membentuk sebuah jaringan yang luas (WAN). TCP/IP merupakan sebuah standar jaringan terbuka yang bersifat independen terhadap mekanisme transport jaringan fisik yang digunakan, sehingga dapat digunakan di mana saja. Protokol ini menggunakan skema pengalamatan yang sederhana yang disebut sebagai alamat IP (IP Address) yang mengizinkan hingga beberapa ratus juta komputer untuk dapat saling berhubungan satu sama lainnya di Internet. Protokol ini juga bersifat routable yang berarti protokol ini cocok untuk menghubungkan sistem-sistem berbeda (seperti Microsoft Windows dan keluarga UNIX) untuk membentuk jaringan yang heterogen.